Minggu, 29 September 2013

Segmentasi Perilaku Konsumen

Segmentasi Perilaku Konsumen dilihat secara demografis memang memiliki banyak perbedaan, jelas saja pasti berbeda. Segmentasi konsumen menurut usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan status sosial sangat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli, menggunakan, atau mengkonsumsi sebuah barang atau jasa.

Sebagai contoh seorang mahasiswa dengan karyawan swasta yang sama-sama berjenis kelamin laki-laki, tentu saja memiliki perbedaan perilaku saat menjadi konsumen. Hal tersebut tidaklah aneh, begitu pula dengan perbedaan masing-masing konsumen secara demografis yang akan sangat terlihat. 
Sementara contoh lain segmentasi perilaku konsumen dalam hal kelas sosial, dilihat dari kemampuan financial yang berbeda pasti sangat berpengaruh terhadap perilaku seorang konsumen. Jika konsumen yang memiliki tingkat sosial yang tinggi akan memilih sebuah barang atau jasa berdasarkan kualitas terbaik serta harga yang lebih tinggi dari pada produk lainnya, namun lain lagi dengan konsumen yang berada di kelas sosial menengah ke bawah, mereka akan memilih sebuah produk barang atau jasa berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Selain itu terkadang perilaku konsumen yang berada di kelas menengah ke atas tidak sedikit yang melakukan pembelian sejumlah barang yang sebenarnya bukan termasuk kedalam kebutuhannya, karena mereka tidak akan mempermasalahkan mengenai harga, jelas berbeda dengan perilaku konsumen dari kalangan menengah ke bawah yang hanya mengutamakan hal-hal yang menjadi kebutuhannya terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar