Konflik terjadi karena adanya kesalahpahaman dari dua pihak
atau lebih. Konflik bisa terjadi antar individu dalam organisasi (SDM), bisa terjadi antara penjual / produsen dengan nasabah/konsumen.
Konflik yang pernah saya alami belum lama ini adalah ketika
saya dan salah satu teman saya berencana ingin menjilid hardcover hasil
penulisan ilmiah kami disebuah toko percetakan yang cukup besar didaerah
margonda raya. Ketika kami memilih warna untuk hardcover, kami sudah memastikan
bahwa warna yang ditawarkan toko tersebut akan sama dengan warna yang
ditentukan oleh kampus kami. Tapi saat hari pengambilan hardcover kami, kami
melihat bahwa warnanya berbeda dengan pilihan kami. Dengan warna tersebut tentu
kami komplain dan menanyakan “kenapa warna yang sudah jadi dengan warna yang
dicontoh katalog berbeda?”, namun pihak toko tidak mau disalahkan dengan
perbedaan warna tersebut, terlebih pegawai yang melayani kami kurang sopan dan
ketus menjawab pertanyaan kami. Akhirnya saya dan teman saya memilih untuk
mengalah dan pergi dari toko dengan rasa kecewa dan tidak akan pernah kembali
ke toko itu lagi. Dan mencari toko lain yang bisa mengganti warna hardcover
kami dengan warna yang dimaksud, sementara itu teman saya mengirim komplain ke
alamat email toko sebelumnya dengan tujuan agar tidak ada lagi yang bernasib
sama seperti saya dan teman saya. Tidak lama kemudian email teman saya dijawab
dengan permohonan maaf atas kekeliruan pihak mereka serta atas ketidaknyamanan
kami dengan pegawainya saat itu.
Jadi, dengan kejadian tersebut saya mengambil kesimpulan
bahwa perusahaan yang besar dan cukup ternama tidak menjamin konsumennya merasa
puas. Bahkan dengan perusahaan percetakan yang lebih kecil dan penawaran harga
yang lebih murah justru saya sebagai konsumen merasakan kenyamanan dari sisi
pelayanan, ketepatan perjanjian yang dibuat antar konsumen dan produsen, serta
dengan harga yang lebih murah. Selain itu,
ternyata nama perusahaan yang besar tidak menjadi alasan bahwa
perusahaan tersebut baik dalam pelayanan terhadap konsumennya.